Trump Luncurkan Hasil Akhir Tarif Impor Untuk Indonesia, Bagaimana Kondisi Pasar Dagang RI-AS?
Penulis: Prima Suci Maharani
Editor : Diva Novana Widia Putri
Surabaya, 28 Juli 2025–Belakangan ini, pemerintah Indonesia dengan Pemerintah Amerika Serikat telah melakukan serangkaian proses negosiasi untuk menyepakati hasil tarif eskpor produk RI yang masuk ke AS. Kedua negara sepakat atas patokan tarif harga sebesar 19%. Arief Wana, selaku Direktur Ashmore Asset Management mengungkapkan keputusan ini sebagai langkah strategis dalam memperluas jangkauan pasar dagang Indonesia ke pasar Amerika Serikat.
Menurut Arief Wana, terdapat 3 aspek utama yang perlu diperhatikan atas kesepakatan yang telah ditetapkan. Pertama, Amerika Serikat termasuk negara yang memiliki kondisi perekonomian terkuat di dunia. Adanya tarif 19%, Indonesia berpotensi mampu mencapai pasar eskpor yang besar. Kedua, Indonesia termasuk salah satu kawasan negara di Asia Tenggara yang kondisi pasarnya sangat kompetitif. Ketiga, jika Indonesia mampu bersaing secara kompetitif atas harga tarif impor yang telah ditetapkan, maka Indonesia perlu melakukan diregulasi ekonomi.
Kebijakan tarif terbaru ini akan mempermudah dan mempercepat proses investasi secara efisien. Presiden Indonesia, Prabowo Subianto, disebutkan telah efektif dalam mengambil keputusan untuk membuka jalur investasi. Vietnam telah melakukan aktivitas ekspor lebih besar dibandingkan dengan Indonesia. Vietnam dipatok tarif ekspor sebesar 20%, menjadikan kompetitor kuat negara di Asia Tenggara. Perbedaan tarif ekspor sebesar 1% dinilai tetap berpengaruh besar terhadap profitabilitas perusahaan.
Hasil kesepakatan tarif ini memberikan dampak positif yang signifikan terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), ditunjukkan menguat hingga 7.401. Para investor diperingatkan untuk tetap waspada atas perubahan kondisi pasar yang fluktuatif. Sebagian besar kenaikan terjadi pada saham berbasis momentum dan teknikal. Kesepakatan tarif 19% ini membuktikan bahwa Indonesia mampu memperkuat daya saing jangkauan pasar di sektor global.