BISIK: ARUNA, Sinergi Ekonomi dan Teknik Mesin Bahas Arah Usaha dalam Manufaktur
Penulis : Ardina Khoirun Nisa
Editor : Diva Novana Widia Putri
Surabaya, 17 Mei, 2025 – Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMP) Ekonomi, Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) dan Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMP) Teknik Mesin, Fakultas Teknik (FT), Universitas Negeri Surabaya (Unesa) sukses berkolaborasi menyelenggarakan seminar BISIK: ARUNA (Bincang Sosial Politik dan Kebudayaan: Arah Usaha dalam Manufaktur) di Gedung G6, FEB, Kampus I Unesa, Ketintang pada Sabtu, 17 Mei 2025.
Kegiatan yang diikuti oleh 163 peserta ini menghadirkan berbagai tokoh akademisi, praktisi, hingga pejabat pemerintahan yang membahas peluang karier dan pertumbuhan sektor manufaktur di era digital.
Acara dibuka dengan sambutan dari sejumlah tokoh penting, di antaranya Ardina Khoirun Nisa selaku Ketua Pelaksana Prodi Ekonomi, Reyka Daffa Andrynova selaku Ketua Pelaksana Prodi Teknik Mesin, serta perwakilan dari pimpinan fakultas dan pendamping organisasi mahasiswa. Turut hadir pula Bapak Achmad Zaini, S.Sos., M.Si., selaku Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kota Surabaya.

Setelah sambutan, seminar dilanjutkan dengan keynote speech dari Bapak Achmad Hidayat, S.Sos., Tenaga Ahli DPRD Kota Surabaya. Sesi inti diisi oleh empat pemateri dengan topik beragam, mulai dari tantangan karier, strategi bisnis, hingga regulasi sektor industri di Indonesia.
Ibu Aprilia Hidayah (PT. Maju Mapan Melayani) membawakan materi Beradaptasi di Era Society 5.0: Tantangan dan Peluang Karier di Era Digital; Bapak Muh. Yosi Ammirul, S.T. (PT. Asahimas Flat Glass, Tbk) membahas Tantangan dan Solusi dalam Membangun Karier; Bapak Kusfandian, S.Pd. (K Appraisal Surabaya) menyampaikan materi tentang Strategi Bisnis; Bapak Arya P. Pratidina S., S.T., M.M. (Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Timur) memaparkan Ketentuan Umum Berusaha Sektor Industri di Indonesia.

Melalui seminar ini, peserta diajak untuk memahami lebih dalam potensi serta tantangan industri manufaktur, sekaligus menguatkan kolaborasi antarbidang ilmu. Ketua pelaksana, Ardina Khoirun Nisa, menyampaikan harapannya agar kegiatan ini menjadi pijakan awal mahasiswa untuk merintis karier dan mengembangkan usaha.
“Kami berharap BISIK: ARUNA tidak hanya menjadi forum berbagi ilmu, tetapi juga mendorong semangat kolaborasi lintas disiplin demi mencetak generasi muda yang siap bersaing di dunia kerja,” imbuhnya.
Dengan antusiasme peserta yang tinggi, BISIK: ARUNA diharapkan mampu memberi kontribusi nyata dalam mencetak lulusan yang adaptif, inovatif, dan berdaya saing di sektor industri maupun kewirausahaan.