Penguatan Analisis Data Mahasiswa, Pojok Statistik Unesa Adakan Pelatihan R Berbasis Data BPS
Penulis: Diva Novana Widia Putri
Surabaya, 14 Maret 2026 – Pojok Statistik Universitas Negeri Surabaya (Unesa) kembali menyelenggarakan kegiatan edukatif melalui program DASYAT (Edukasi Asyik dengan Statistik) dengan tema “Implementasi Software R untuk Analisis Data Statistik BPS”. Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu, 14 Maret 2026 melalui zoom meeting dan disiarkan secara langsung di youtube resmi @economicsUnesa.

Dalam sambutannya, Wakil Ketua Pojok Statistik Unesa, Anik Setiawati, menyampaikan bahwa pemilihan tema ini didasarkan pada pentingnya kemampuan analisis data di era digital saat ini, khususnya bagi mahasiswa.
Ia menjelaskan bahwa keterampilan dalam mengolah dan menganalisis data kini menjadi kompetensi yang sangat dibutuhkan, terutama dalam mendukung kegiatan akademik maupun riset. Melalui pemanfaatan Software R, mahasiswa diharapkan mampu mengolah data statistik secara lebih sistematis, transparan, dan terstruktur, terutama dalam menggunakan data resmi yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS).
“Melalui kegiatan ini, kami berharap peserta tidak hanya memahami aspek teknis penggunaan Software R, tetapi juga mampu mengembangkan cara berpikir analitis dalam membaca dan menginterpretasikan data statistik,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa data yang awalnya hanya berupa angka dapat diolah menjadi informasi yang bermakna dan relevan. Hal ini menjadi penting, khususnya dalam mendukung berbagai analisis di bidang ekonomi dan pengambilan keputusan berbasis data.
Acara ini menghadirkan narasumber dari Badan Pusat Statistik (BPS), yaitu Joko Ade Nursiyono, yang merupakan Statistisi Ahli Muda BPS Provinsi Jawa Timur. Dalam pemaparannya, beliau menyampaikan materi terkait pemanfaatan Software R dalam mengolah dan menganalisis data statistik resmi BPS secara sistematis, transparan, dan aplikatif.
Menurutnya, tantangan utama bukan lagi sekadar bagaimana cara mendapatkan data, melainkan bagaimana cara mengolah data tersebut menjadi informasi yang bernilai dan dapat digunakan dalam pengambilan keputusan. “Saat ini data sangat melimpah, tetapi yang menjadi kunci adalah bagaimana kita bisa mengolahnya menjadi insight yang bermakna,” ujarnya.
Dalam pemaparannya, ia memperkenalkan Software R sebagai salah satu tools yang powerful, mudah dipelajari, dan terus berkembang, sehingga cocok digunakan oleh mahasiswa dalam melakukan analisis statistik, visualisasi data, hingga pengolahan data yang lebih kompleks.
Lebih lanjut, ia juga menjelaskan bahwa penggunaan R tidak hanya membantu dalam aspek teknis pengolahan data, tetapi juga mendorong pola pikir yang lebih analitis dan sistematis. “Dengan R, data yang awalnya hanya berupa angka dapat diolah menjadi informasi yang lebih terstruktur, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan secara akademis,” tambahnya.

Selain itu, peserta juga diperkenalkan dengan package jatimuseR, yang menyediakan berbagai dataset dari BPS Jawa Timur sehingga dapat dimanfaatkan secara langsung untuk kebutuhan penelitian. Melalui materi ini, diharapkan mahasiswa tidak hanya mampu menggunakan software, tetapi juga dapat mengembangkan kemampuan berpikir kritis dalam membaca dan menginterpretasikan data statistik, khususnya dalam bidang ekonomi.